artikel

Pendidikan Tidak selalu berarti "Sekolah"

Pendidikan merupakan hal pokok dan terpenting bagi kehidupan kita. Ditilik dalam segi apapun pendidikan menjadi dasar untuk menjalani kehidupan ini.  Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting.Kita dididik menjadi orang yang berguna baik bagi Negara,Nusa dan Bangsa. 
Pendidikan tidak hanya diartikan "sekolah" formal yang notabennya berjenjang dari SD, SMP, SMA atau Perguruan Tinggi. Tetapi ada juga pendidikan yang tak kalah pentingnya dalam kehidupan yaitu pendidikan Informal yang berasal dari keluarga dan Non formal yang berasal dari lingkungan hidup kita. 
Keluarga mempunyai peranan penting dalam pendidikan, disebutkan bahwa pendidikan pertama yang kita dapat adalah dari keluarga. memang benar keluarga adalah orang pertama yang dikenal anak sebelum lingkungannya, dari sana akan muncul berbagai sikap dan perilaku anak yang tak jauh berbeda dengan keluarganya. dengan demikian pembelajaran yang baik dalam keluarga sangat diutamakan sehingga akan menjadi bekal baginya dalam kehidupan selanjutnya dalam masyarakat.
Dalam realisasinya kecakapan pendidikan yang bersifat nonformal yang mengarah pada sikap dan perilaku bergaul dalam lingkungan masyarakat lebih menjadi tolok ukur seseorang tersebut dikatakan berpendidikan atau tidak. Suatu masyarkat akan lebih menghargai orang yang pendidikannya tak terlalu tinggi namun mampu membawa sikap, ketimbang terhadap orang yang berpendidikan tinggi secara akademis namun tak menunjukkan sikap yang baik kepada sesama.
Namun demikian bukan berarti pendidikan formal menjadi kurang pentingnya dan peranannya dalam masyarakat. Karna jika seseorang akan masuk ke dunia kerja,dan sebagainya memerlukan sebuah tanda bukti yang harus ditunjukkan sebagai identitas bahwa ia telah menyelesaikan pendidikan yang berupa Ijazah. Juga dalam jenjang jabatan ijazah juga menjadi salah satu faktor penentu posisi seseorang. Namun demikian pendidikan formal tidak semata-mata bertujuan akhir selembar ijazah, ini lebih pada tanda bukti saja. Yang terpenting adalah bagaimana pendidikan tersebut mampu mengembangkan pengetahuan keilmuan yang diperlukan untuk kecakapan hidup, dalam memakmurkan dan memajukan suatu budaya dan IPTEK bangsa. Sehingga tak ayal jika kondisi suatu bangsa, atau tinggi rendahnya kualitas SDM suatu negara ditentukan dari tingkat pendidikan masyarakatnya. 
Demikianlah proses pendidikan itu berlangsung secara terus menerus, tidak terbatas pada usia maupun status ekonomi, karena memang pendidikan bukan selalu berarti 'Sekolah'. Dengan menyadari pentingnya pendidikan bagi kehidupan kita diharapkan mampu menjadi manusia terdidik yang bisa mendidik dan mengembangkan pengetahuan, serta dapat mengemban amanah dengan kejujuran sikap, kehalusan budi dan ketrampilan berkarya.

Kukar, 16 Ramadhan,1434 H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar