Entah sejak kapan Masjid ditengah perbatasan dua desa itu menjadi tempat singgah favoritku sehabis mengajar les privat. Selalu ada moment yang tepat untuk mampir di masjid itu karena memang les selesai bertepatan dengan dikumandangkannya azan maghrib. Awalnya memang hanya mampir untuk sholat maghrib yang kemudian akan meneruskan les privat lagi ketempat lain. Sejak saat itu jadi berlangganan jama'ah di sana meski kadang harus masbuk karena terlalu telat datangnya.
Jumat, 29 November 2013
Senin, 18 November 2013
Salahkah dengan Memilih?
Tidak hanya akhir-akhir ini tetapi kemaren-kemaren, bahkan dari dulu sering telinga ini dengan atau tanpa sengaja mendengar orang dengan dalih menasehati supaya "jangan terlalu memilih-milih dalam mencari pasangan hidup". Dan entah mengapa saya sangat tidak setuju dengan argumen itu, agak sentimen mendengarnya. Menurutku ini argumen yang tak berdasar dan tak bisa dijadikan rujukan bagaimana supaya cepet dapat pasangan hidup, menikah, lalu berbahagia. Tak semudah dan sesimpel itu bukan??
Selasa, 12 November 2013
Nahdlatul 'Ulama: HAKIKAT RINDU DAN SPESIFIKASINYA
Nahdlatul 'Ulama: HAKIKAT RINDU DAN SPESIFIKASINYA: ﭻ Aku tak dapat melihat semua kekurangan orang yang kukasihi dan tidak pula sebagiannya jika memang aku menyukainya...
Rabu, 06 November 2013
Ada Cahaya Disana
Rindu ini terkungkung dalam sebuah kotak bergambar simbol hati dengan kombinasi warna yang cantik. hitam, putih,merah,pink, serasi dan sangat indah dipandang. Lengkap dengan secarik kertas didalamnya beserta bekas goresan tinta dari jemarimu. hanya itu....isinya telah ku simpan dari jangkauan mataku. kini rindu itu yang menempati, tersimpan rapat. sebagaimana wanginya yang masih tercium samar-samar...lekat dalam bingkai kenangan....
" Astagfirullohal'adzim...."seruku dalam hati. ini tak boleh dibiarkan...cukup!
" Astagfirullohal'adzim...."seruku dalam hati. ini tak boleh dibiarkan...cukup!
Senin, 21 Oktober 2013
Badai saat Memeluk Karang
" Bu Irma, Rayyan gak diajak nih?" Sapaku pada Bu Irma yang sedang merapikan baju yang akan dipakianya besok untuk kegiatan lapangan.
" Nggak bu, Rayyan lagi dirumah bapaknya. kalo dirumah nggak mungkin saya bisa nginap di kos ibu ni." jawabnya dengan tanpa menatap.
" Nggak bu, Rayyan lagi dirumah bapaknya. kalo dirumah nggak mungkin saya bisa nginap di kos ibu ni." jawabnya dengan tanpa menatap.
Jumat, 18 Oktober 2013
Siapa Dia dalam Diam?
Aku masih tertegun diatas ranjang saat suara adzan berkumandang, " Assholatu khorunminannaum.."
sampai diulang kedua kali lafadz itu belum juga bergeming. suara adzan dari speaker Mushola yang hanya berjarak kurang dari 50 meter dari rumah sepertinya memang memaksaku untuk segera merapat. Namun rasa kantuk masih menggantung dimata, malas untuk segera bangkit dari pulau 'kapuk'yang mengukir sejuta mimpi itu.
sampai diulang kedua kali lafadz itu belum juga bergeming. suara adzan dari speaker Mushola yang hanya berjarak kurang dari 50 meter dari rumah sepertinya memang memaksaku untuk segera merapat. Namun rasa kantuk masih menggantung dimata, malas untuk segera bangkit dari pulau 'kapuk'yang mengukir sejuta mimpi itu.
Selasa, 24 September 2013
Imaji dan Mimpi
Temanku di kerjaan bilang kalo hari ini ada yang beda pada diriku, "ada apa ni tumben-tumbenan masakin kita semua, lagi bahagia ya bun?"
" kelihatannya gimana emang bun?" jawabku singkat.
"ia ibuk ni kelihatan gembira, ada apa sih?" dia semakin penasaran.
" gitu ya? masa' sih?" malah gantian aku sekarang yang keheranan. Padahal tak ada something special yang membuatku merasa lebih bahagia dari biasanya.
" kelihatannya gimana emang bun?" jawabku singkat.
"ia ibuk ni kelihatan gembira, ada apa sih?" dia semakin penasaran.
" gitu ya? masa' sih?" malah gantian aku sekarang yang keheranan. Padahal tak ada something special yang membuatku merasa lebih bahagia dari biasanya.
Jumat, 20 September 2013
Ya Habibii
Ya Robbi Sholli 'ala Muhammad ya Robbi'alaihi wasallim....suara gemuruh sholawat disertai iring-iringan manusia yang segera memadati pelataran Monas, dan terlihat bagai lautan putih yang sejuk dan damai dipandang, hanya bisa memandang lewat video di youtobe, hati ini berasa seperti disayat-sayat seraya mulut mengikuti lantunan sholawat, airmatapun tak kuasa untuk dibendung,tumpah......
Selasa, 17 September 2013
Ku Takut
Kala ku tundukkan wajahku, dan mencium bumi yang beralaskan sajadah, ada rasa nyeri direlung hati butiran airmata pun mengalir, ku tahu saat itu kekhusyuk'anku justru hilang, dalam hatiku berkecamuk rasa sakit, menangisku karna rasa sakit itu diulu hati, kata-kata pedas yang baru saja kudengar sesaat sebelum ku berdiri dalam barisan kalimat takbir sholat. Kusadar betapa rapuh hati ini, apakah aku yang terlalu sensitif? atau kata-kata itu yang memang tajam?
Senin, 09 September 2013
Idul Fitri Lalu
Sore yang redup, dengan semilir angin membelai kuncup, rasa kantuk pun menyerang berat mata ini rasanya untuk melek,bagai bola lampu 5watt yang telah bertahun-tahun dipakai tinggal sedikit daya yang redup dan kabur, "ohh mata......ayolah sedikit berkompromi,,,jangan jadikan kantuk sebagai alasan memalaskan kelopak matamu untuk terbuka dan memelototi angka2.....""hoaamm.." lagi-lagi mulutpun menguap lebar, seakan ingin menyedot apa saja yang ada disekitarnya,hooo tak terbayang apa jadinya kalo benar-benar tersedot....oh no.....
untuk mengusir rasa kantuk ini ku coba untuk memencet tombol keybord pada komputer yang sepertinya juga mulai bosan dan lelah ku pandangi seharian, tapi tak apalah toh ia tak bisa lari aja,heee
Jumat, 06 September 2013
Motivasi Diri
“Cara melupakan masa lalu adalah bukan dengan menghindari atau menyesalinya, namun dengan menerima dan memaafkan.”
“Mulailah kebaikan dari dalam diri sendiri, dengan mencintai diri sendiri, perbaiki diri sendiri dna maafkan diri sendiri.”
Sejarah Pacitan& Pondok Pesantren Tremas
Machmoud Rofi'ie's Blog: Pondok Pesantren Tremas Pacitan: Pondok Tremas adalah salah satu pondok yang cukup tua umurnya, yang kalau ditinjau dari letak geografisnya berada di desa Tremas, Kec...
Rabu, 04 September 2013
Cici, Pusi,dan Upi
Hutan yang sering dipandang sebagai tempat yang
menyeramkan, sore itu berubah mejadi tempat yang menyenangkan. Cengkrama para
penghuninya mengubah suasana menjadi semakin indah. Serigala, harimau, singa,
sampai binatang yang lucu seperti kelinci, tupai, kucing, dan masih banyak
lainnya tinggal dalam rumah yang mereka sebut hutan.
Seperti halnya mahluk Tuhan
yang lainnya, masing-masing diantara mereka mempunyai kekurangan dan kelebihan.
Cici si kelinci yang lincah dan cerdik ternyata juga mempunyai sifat jahil terhadap
temannya. Pusi, si kucing kecil dan Upi si tupai sering menjadi korban
kejahilannya.
Selasa, 03 September 2013
Bersabarlah atas rencanaNya
Hujan sore ini mengguyur kota Tenggarong, kota yang baru saja ku kenal dan kutempati beberapa bulan ini, kota dimana aku harus mengubur semua kenangan indah tentang masa2 lalu itu, meski itu tak mungkin. masih seperti hari-hari sebelumnya, aktifitasku tetap di depan komputer, memelototi satu persatu angka2 dan huruf dari nama-nama siswa, mengecek kapan mereka jatuh tempo untuk membayar biaya administrasi, mengisikan form2 tentang murid baru, murid trial dan sebagainya, satu lagi hal yang melelahkan dan membutuhkan waktu yang lumayan lama yaitu mempersiapkan modul bagi murid-murid baru membolongi lembar per lembar agar bisa disusun dalam binder, belum lagi melayani tamu yang datang tidak lain wali murid yang akan menyelesaikan administrasi atau yang hanya sekedar tanya jadwal atau yang membutuhkan informasi seputar bimbel kami buat referensi tempat les yang cocok untuk anak mereka. Melelahkan memang tapi itulah tanggung jawab sebagai admin sekaligus customer service.Minggu, 25 Agustus 2013
Kumpulan Puisi & Syair Gus Mus
Kau Ini Bagaimana Atau Aku
Harus Bagaimana”
Sabtu, 24 Agustus 2013
Sajak cinta Gus Mus
bukankah aku sudah mengatakan kepadamu kemarilah
rengkuh aku dengan sepenuh jiwamu
datanglah aku akan berlari menyambutmu
tapi kau terus sibuk dengan dirimu
kalaupun datang kau hanya menciumi pintu rumahku
tanpa meski sekedar melongokku
kau hanya membayangkan dan menggambarkan diriku
lalu kau rayu aku dari kejauhan
kau merayu dan memujaku
bukan untuk mendapatkan cintaku
tapi sekedar memuaskan egomu
kau memarahi mereka
yang berusaha mendekatiku
seolah olah aku sudah menjadi kekasihmu
apakah karena kau cemburu buta
atau takut mereka lebih tulus mencintaiku
Pulanglah ke dirimuaku tak kemana mana
rengkuh aku dengan sepenuh jiwamu
datanglah aku akan berlari menyambutmu
tapi kau terus sibuk dengan dirimu
kalaupun datang kau hanya menciumi pintu rumahku
tanpa meski sekedar melongokku
kau hanya membayangkan dan menggambarkan diriku
lalu kau rayu aku dari kejauhan
kau merayu dan memujaku
bukan untuk mendapatkan cintaku
tapi sekedar memuaskan egomu
kau memarahi mereka
yang berusaha mendekatiku
seolah olah aku sudah menjadi kekasihmu
apakah karena kau cemburu buta
atau takut mereka lebih tulus mencintaiku
Pulanglah ke dirimuaku tak kemana mana
Jumat, 23 Agustus 2013
Selalu ada Harapan
"sang raja pagi malu-malu menampakkan ronanya, bias-bias kecil menerobos di celah dinding sukma hangat menyeruak menggeliatkan sel-sel kehidupan, masih ada cahaya ternyata...
cahaya yang datang dari balik tirai kelabu meski samar dan kabur namun pasti ada."
Satu keyakinan yang pasti kan terwujud entah kapan, dimana, pada saat apa, samar memang tapi pasti! keyakinan bahwa Dia kan menepati janji " Ud'nguni....istajib lakum". sebuah jawaban atas kegundah gulanan akan suatu keadaan yang diharapkan pada setiap diri masing2 yang bernyawa. Bahwa harapan itu selalu ada bagi jiwa-jiwa yang berharap dalam rangkaian doanya. "Aku percaya....tak perlu meragukanNya".
cahaya yang datang dari balik tirai kelabu meski samar dan kabur namun pasti ada."
Satu keyakinan yang pasti kan terwujud entah kapan, dimana, pada saat apa, samar memang tapi pasti! keyakinan bahwa Dia kan menepati janji " Ud'nguni....istajib lakum". sebuah jawaban atas kegundah gulanan akan suatu keadaan yang diharapkan pada setiap diri masing2 yang bernyawa. Bahwa harapan itu selalu ada bagi jiwa-jiwa yang berharap dalam rangkaian doanya. "Aku percaya....tak perlu meragukanNya".Senin, 19 Agustus 2013
Mbah Uti
Lyla terpekur di samping gundukan tanah yang masih basah, pandangan matanya kosong tertuju pada gundukan itu, berkali-kali dielusnya permukaan tanah itu seakan ia mengelus orang yang amat dikasihinya. Bibirnya terus melafalkan doa-doa dan sesekali terdengar kalimat ratapan lirih seolah ada penyesalan yang mendalam.
Minggu, 28 Juli 2013
Malaikat Tua dengan Tongkat Paralon
Sore itu awan hitam masih menggantung menyelimuti langit kota, basah rerumputan dan jalan masih belum kering bekas gerimis yang beberapa saat menghujam bumi. Kantor sudah sepi, jam pulang kami selama Ramadhan maju satu jam lebih awal dibanding bulan-bulan sebelumnya. Aku tinggal sendiri di ruang depan tepat menghadap kegerbang masuk. Disitu tempat dimana aku menyelesaikan segala macam administrasi. Aku berkemas merapikan file-file setelah sholat ashar agar segera bisa pulang juga. Namun tiba-tiba ku mendengar suara langkah kaki seperti masuk ke area kantor, aku pun tak bisa melihatnya secara langsung karena terhalang tembok.
Jumat, 26 Juli 2013
Engkau Luar Biasa.....
Kau terus meratap menangisi semua hal yang kau anggap tak mampu dijalani, dan kau menyalahkan orang lain sebagai penyebab semua itu terjadi, kau merasa dirimulah satu-satunya orang yang dibebankan sepikul masalah, seonggok duka, dan penghianatan. Kau kalut, marah, bersedih dan terus mengeluh, kau umbar kesana kemari dukamu, seakan kau ingin seisi dunia tahu dan mengerti akan kesedihanmu. Namun apakah mereka peduli? apakah mereka akan serta merta menghilangkan duka dan kesedihan itu? dan kau langsung ceria bak cerahnya matahari pagi? Tidak bukan? Mungkin ada perasaan lega yang kau rasakan saat berhasil menumpahkan mendung itu, tapi ternyata esok hari kau masih juga meratap, kalau demikian tidak berkurangkah bebanmu?
Selasa, 16 Juli 2013
ingin merdeka
berhentilah! ya berhentilah!
ini bukan tempatmu lagi, bukan...
saat ini, ataupun nanti, bahkan selamanya
pergilah...ya, pergilah!
sudahi penjajahanmu dalam otak
kau berhasil!
dan kini saatnya ku merdekakan diri
saat ini, bukan nanti atau esok
tak ingin mengusirmu
tapi harus
bukan mengusirmu
tapi membiarkanmu pergi sendiri
pergi dari bayangan
bayangan senja yang merona
dan jika kau hadir lagi
hadirlah dengan putihnya jiwa
menyemai keringnya dahan rapuh
dalam rangkaian jika
ya.. jika ada tertulis dilauhil mahfudz
maka sekarang pergilah......
aku ingin merdeka
ini bukan tempatmu lagi, bukan...
saat ini, ataupun nanti, bahkan selamanya
pergilah...ya, pergilah!
sudahi penjajahanmu dalam otak
kau berhasil!
dan kini saatnya ku merdekakan diri
saat ini, bukan nanti atau esok
tak ingin mengusirmu
tapi harus
bukan mengusirmu
tapi membiarkanmu pergi sendiri
pergi dari bayangan
bayangan senja yang merona
dan jika kau hadir lagi
hadirlah dengan putihnya jiwa
menyemai keringnya dahan rapuh
dalam rangkaian jika
ya.. jika ada tertulis dilauhil mahfudz
maka sekarang pergilah......
aku ingin merdeka
Senin, 15 Juli 2013
Ramadhan tanpamu
Terasa berbeda, ya memang ramadhan kali ini berbeda dari Ramadhan2 sebelumnya, tak ada lagi canda kalian disela waktu menunggu buka puasa, ataupun ngabuburit bareng kalian, atau berjamaah bareng kalian di masjid Wates. sebuah ponpes sederhana yang berada di kota kelahiran SBY di Pacitan. cukup sederhana nama itu, "Pondok Wates' entah mengapa dan bagaimana sejarahnya hingga nama Wates menjadi nama sebutan. Wates yang dalam bahasa jawa berarti batas, mungkin menurut hemat saya karena lokasi masjid dan 'pondok' itu terletak diantara perbatasan dua desa.
Jumat, 12 Juli 2013
20rb tak jadi habis malah bertambah lebih dari 10x lipat
Bismillahirrahmaanirrahim....
mulai dari mana ya?heee...jadi bingung nih... ini tentang pengalaman pribadi yang subhanallah sangat luar biasa, maha besar Allah dengan segala firmanNya. sesungguhnya apa yang kita keluarkan untuk kebaikan itu sebenarnya tidak berkurang justru Allah akan mengganti dengan yang berlipat.
Ibu
Ia tersebut dengan kata yang sangat sederhana, dan bermacam-macam penyebutannya, tapi semua bermakna sama "ibu". yach, dialah ibu, seorang wanita yang mempertaruhkah nyawa demi kehidupan kita. ia bahkan rela menukar kebahagiannya dengan letih demi senyum kita . ia bagai malaikat.
Tak ada satu katapun yang dapat melukiskan bagaimana indahnya dan sakitnya pengorbanan yang ia lakukan untuk seorang yang lahir dari rahimnya. senyumnya tetap mengembang kala mutiara beningnya terpaksa harus mengalir. Tak terjabarkan bagaimana mulia hatinya, untuk setiap kebengalan yang kita buat, untuk setiap maaf yang tak kita minta atas setiap kesalahan kita.
Tak ada satu katapun yang dapat melukiskan bagaimana indahnya dan sakitnya pengorbanan yang ia lakukan untuk seorang yang lahir dari rahimnya. senyumnya tetap mengembang kala mutiara beningnya terpaksa harus mengalir. Tak terjabarkan bagaimana mulia hatinya, untuk setiap kebengalan yang kita buat, untuk setiap maaf yang tak kita minta atas setiap kesalahan kita.
Kamis, 11 Juli 2013
Terkadang kita baru akan belajar dan mengerti setelah suatu keadaan memaksamu untuk mengerti. Tapi setelahnya kau akan sadar, dan berkata "andai cara ini kulakukan sejak dulu". mungkin kau tak kan pernah berkata seperti itu sebelum semua terjadi. berarti kau telah belajar mengindahkan dirimu dengan apa yg telah terjadi, tak ada yang perlu disesali karna pengalaman adalah guru terbaik yang kongkrit.
semangat menjalani hari, lupakan kesalahan orang2 dimasa lalu, dan terus belajar untuk masa depan indah yg menanti.
semangat menjalani hari, lupakan kesalahan orang2 dimasa lalu, dan terus belajar untuk masa depan indah yg menanti.
Langganan:
Postingan (Atom)

