Sahabat, saat kita merasakan kesedihan yang mendalam atau masalah yang bertubi adalah hal yang wajar jika kita ingin ada orang lain yang mau mendengarkan kita, memperhatikan dan mungkin kita berharap solusi darinya. Itu kalau satu atau dua orang saja yang kita ajak bicara, namun jika hal tersebut diketahui banyak orang dan siapapun bisa leluasa menilai kita, apakah hal ini akan menjadi lebih baik? mungkin bisa jadi seperti itu,akan ada banyak komentar yang mendukungmu,memotivasi namun dibalik itu akan ada hal lain yang mungkin tak bisa mereka sampaikan secara terang-terangan.Setiap orang punya karakter yang beda-beda, begitu juga dengan cara pandang mereka. Adakalanya mereka memandang kita penuh dengan simpati atau lebih tepatnya kasian, ada juga yang berempati, ada juga yang malah menertawakan, ada pula yang mencibir. itu sih terserah mereka,,
Sahabat, adakalanya hal yang kita ungkapkan itu malah akan memperpanjang deretan masalah yang entah berujung dimana. Tanpa kita sadari satu hal kesedihan atau ratapan yang kita tunjukkan itu, mengundang mereka yang tak berkompromi untuk mengetahui kelemahan kita. Cengeng, rapuh, dan berbagai label negatif lainnya tergambar dalam benak mereka. Padahal kalaupun kita diam kemungkinan untuk dicari sebuah kelemahan itu tetap ada apalagi dengan menunjukkan langsung.
Betapa hidup ini harus dinikmati, setiap gerakan dan pergeseran kondisi adalah proses pengembangan diri. Suka, duka, sedih, tawa, semua datang silih berganti dan setiap manusia pasti pernah mengalaminya. Jadi untuk apa kita berlarut dalam kesedihan, kita tak sendiri, banyak yang mengalami hal serupa bahkan lebih dari yang kita alami, ya sangat banyak.
Mengeluh, pasti semua orang juga pernah mengeluh, apa hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita pasti ada keluhan yang mengekor dibelakangnya, itu wajar... tapi bukan berarti semua orang harus mendengar keluhan kita. kita punya Allah yang siap menerima pengaduan kita kapanpun dan dimanapun. dan semua yang menimpa kita bukan sebuah kebetulan, karna Dia telah mengukur kadar kemampuan kita untuk dapat melewati semua itu.
Sahabat, engkau luar biasa...saat ada masalah yang membuat mendung di wajahmu menebal, kau masih bisa tersenyum ramah, ada energi dari dalam yang memancarkan cahaya dan menunjukkan bahwa kau kuat,kau hebat dan tegar. Kau tak sendiri, ada Aku, dia, dan kita semua yang pernah atau bahkan tengah merasakan hal yang sama. Kita kan menyelesaikan semua itu dengan kesabaran mari bertindak dan yakinlah semua kan baik-baik saja.
Bukan orang lain yang menentukan hidup kita tapi kita sendiri dengan RidhoNya, jadi kau harus tetap kuat dan bangkit dengan caramu sendiri, bukan menunggu mereka membangkitkanmu. Motivasi terbesar yang mampu mengokohkanmu itu datang dari dalam dirimu sendiri. Kau mampu melakukan itu, kita semua mampu untuk melakukannya. Mereka yang selalu ada buat kita adalah bonus agar kita semakin kokoh. Jika mereka tak ada bukan berarti kita layu dan larut kembali. Namun kita bisa tetap meng adakan mereka dalam diri kita sendiri.
Engkau luar biasa sahabat,,, apa lagi yang membuatmu bersedih? Kau tampak anggun dengan senyummu, kau tampak tegar dengan menyembunyikan dukamu dan membangkitkan semangatmu sendiri, kau tampak akrab dengan memberikan semangat terhadap orang lain, dan kau berhak untuk berbahagia atas teratasinya masalahmu sebagai hadiah dari kesabaran, tindakan dan ketegaranmu. mendungpun tak kan mampu membuatmu hujan, Ombak pun tak kan mampu memecahmu, Badaipun takkan mampu membuatmu layu. kau luar biasa sahabat.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar